Rata Tanah! Pasca Kebakaran Pabrik Mebel yang Berada di Cakung Barat

Kebakaran Pabrik Mebel

Informasi yang telat. Tapi tak apalah ya, daripada sama sekali tak update berita. Maklum kesibukan yang padat di dunia nyata. Sampai enggan untuk menulis. Mau gimana lagi, pendapatan dari dunia online sangatlah sepi. Jadi mau tidak mau harus konsentrasi penuh dengan kerjaan keseharian. Sebagai kuli panggul maupun jasa ojek panggilan. Ya semua demi bertahan hidup di musim pandemi yang begitu menggerogoti sendi perekonimian. Terus berjuang, agar dapur bisa terus berasap.

Wah saya kok jadi sedikit curhat ya? Memang, saya kini sedikit membatasi berdunia maya. Ada yang ngajak diskusi tentang blog maupun youtube saja, saya telat membalasnya. Disamping karena hape yang belum mendukung, ditambah lagi dengan kuota internet yang lagi fakir. Saya tidak punya aplikasi mesenger  facebook. Untuk berbagi pengalaman, saya hanya lewat satu jalur, yaitu email. Bagi yang ingin berkirim pesan, untuk sementar lewat email dulu ya. Dan harus ekstra sabar menunggu balasan.

Saya mengetahui pabrik mebel yang berada di Cakung Barat, PT Windrat Jaya terbakar pada jam 10 malam Senin. Ingin langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), mata sangat ngantuk sekali. Dan ada rasa keengganan juga, resolusi kamera yang kurang mendukung untuk mengambil gambar dimalam hari. "Ah, percuma jika saya paksakan", kata batin saya. "Dah besok siang saja", Sambil merebahkan badan.

Kebakaran Pabrik Mebel

Senin, jam tiga pagi saya ke Cakung. Eh apes betul, lupa hape kamera hape. Akhirnya hanya bisa menyaksikan kesibukan petugas pemadam kebakaran. Lumayan banyak mobil pemadam kebakaran yang datang. Dari posisi belakang pasar Cakung, saya hitung ada sebelasan mobil unit pemadam kebakaran. Belum lagi mobil pemadam yang berada di depan PT Windrat Jaya. Saya perkirakan bisa mencapai dua puluhan unit mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran ini sangat membuat panik dan cemas warga yang berada di sekitar perusahaan mebel. Apinya sangat lebat sekali. Asap membumbung tinggi. Belum lagi rumah susun yang ada disampingnya, ikut kawatirnya. Karena tak tahan dengan panasnya api, ada sebagian jendela kaca yang pecah.


Saya baru bisa menyempatkan datang disore hari. Sekitar jam empatan. Api sudah padam. Hanya melihat sedikit asap mengebul disela-sela bangunan. Petugas pemadam kebakaran pun masih sibuk memadamkan sisa-sisa bara api. Untungnya saja, saya diijinkan untuk memotret dari dekat. Walau lewat lubang dinding darurat yang dijepol paksa.

Penyebab kebakaran ini pun masih simpang siur. Ada yang mengatakan dari konsleting listrik dan ada yang mengatakan dari percikan api pengamplasan. Sebenarnya kebakaran ini terjadi pada Minggu pagi. Kemungkinan telat memanggil nomor darurat kebakaran, sehingga api semakin besar. Dan puncaknya terjadi malam harinya. Api semakin tak bisa dikendalikan. Menghanguskan seluruh isi pabrik mebel.

Nasib karyawan yang berjumlah dua ribuan jadi kena imbasnya. Masih menunggu kebijakan dari perusahaan. Karyawan yang tinggal di mes, terpaksa mengungsi di RPTRA Cempakasari yang ada didekatnya. Ada donatur yang memberikan baju layak pakai dan persediaan makanan. Teman kerabat berdatangan ikut memberikan suport. Eits jangan lupa, subscribe channel youtube saya ya.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Back To Top