Festival tahunan yang mengusung tema kelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal ini berhasil menyulap jalanan Terusan Hibrida Sukapura menjadi panggung seni dan pasar rakyat yang dinamis.
Panggung Budaya dan Pesta Kuliner Nusantara
Sejak Sabtu pagi (11/7), ribuan warga Sukapura sudah memadati area festival. Acara yang dibuka dengan parade kebudayaan yang menampilkan perpaduan apik antara kesenian tradisional Betawi, seperti pertunjukan silat beksi, dengan modernitas urban Jakarta.
Tidak hanya menyuguhkan visual yang memanjakan mata, festival ini juga menjadi surga bagi para pencinta kuliner, puluhan stan UMKM lokal berjejer rapi menyajikan makanan khas, mulai dari kerak telor, dodol, hingga kuliner kekinian yang menggugah selera.
"Ini festival terbesar di wilayah kami setelah beberapa tahun. Senang sekali rasanya melihat warga berkumpul, terhibur, dan yang paling penting kuliner lokal kita jadi sangat laku," ujar Nurhasanah (45), salah satu warga asli Sukapura yang datang memboyong keluarga.
Dorong Roda Ekonomi UMKM Sukapura
Selain menjadi sarana hiburan yang merakyat, Jakarta Festival Sukapura 2026 terbukti memberikan dampak ekonomi instan bagi para pelaku usaha mikro di kawasan tersebut. Pihak penyelenggara mencatat perputaran uang cukup signifikan selama dua hari gelaran acara, berkat antusiasme tinggi dari pengunjung dan warga Sukapura.
Ketua pelaksana mengungkapkan bahwa kehadiran masyarakat tahun ini jauh melampaui ekspektasi awal. Dukungan penuh dari warga Sukapura menjadi bahan bakar utama kesuksesan acara ini.
Penutupan yang Hangat dan Bersahaja
Festival resmi ditutup pada Minggu malam (12/7) dengan penampilan panggung Seni dari para talenta dan musisi lokal kebanggaan Sukapura. Suasana penutupan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kedekatan antarwarga yang saling membaur menikmati malam terakhir perayaan.
Melihat kesuksesan besar tahun ini, warga Sukapura berharap Jakarta Festival Sukapura bisa terus digelar secara konsisten di tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih besar, menjadikan ikon festival rakyat yang membanggakan Jakarta Utara.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar